Makalah "Etika dan fungsi fungsi organisasi perusahaan"

MAKALAH

Etika dan Fungsi-fungsi Organisasi Perusahaan

Disusun untuk memenuhi tugas 

Mata Kuliah : Etika Bisnis

Dosen Pengampu : Hj.I.G.A.Aju Nitya Dharmani

Disusun oleh :

Sri Maryati (01221031)

UNIVERSITAS NAROTAMA SURABAYA

FAKULTAS HUKUM, EKONOMI, DAN PENDIDIKAN PROGRAM STUDI MANAJEMEN 2021

Jl. Arief Rachman Hakim No.51 Surabaya Phone: 031-5946404, Fax: 0315931213

www.narotama.ac.id


KATA PENGANTAR

     Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, yang atas Rahmat-Nya dan karunia saya dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya guna untuk memenuhi tugas mata kuliah etika bisnis dengan judul "Etika dan Fungsi fungsi organisasi perusahaan"

     Pada kesempatan ini saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Hj.I.G.A.Aju Nitya Dharmani selaku dosen mata pelajaran Manajemen Etika Bisnis, yang telah mengarahkan dalam penyusunan makalah ini.

     Dalam penulisan makalah merasa masih banyak kekurangan baik pada teknik penulisan maupun materi, mengingat kemampuan yang saya miliki, maka dari itu saya mohon saran dan kritik dari teman teman maupun dosen. Demi tercapainya makalah yang sempurna


Surabaya, 16 november 2021


                                                                             Penulis 


DAFTAR ISI

JUDUL………………………………………………………………………i

KATA PENGANTAR…………………………………………………........ii

DAFTAR ISI…………………………………………………………..........iii

BAB I PENDAHULUAN…………………………………………………………..iv

1.1 Latar Belakang…………………………………………………….iv

1.2 Rumusan Masalah………………………………………………....v

1.3 Tujuan ……………………………………………………………..v

BAB II PEMBAHASAN……………………………………………………vi

2.1 Pengertian Etika Bisnis……………………………………...……vii 

2.1.1 Pengertian Etika…………………………………………....vii

2.1.2 Pengertian Bisnis………………………………………..…vii

2.1.3 Pengertian Etika Bisnis…………………………………….vii

2.2 Prinsip Etika Bisnis…………………………………………...….viii

2.3 Tujuan Etika Bisnis………………………………………………...x

2.4 Peran Etika Bisnis……………………………………………….…x

2.5 Etika Kerja…………………………………………………………x

2.6 Fungsi fungsi Organisasi perusahaan……………………………..xi

2.6.1 Manajemen SDM………………………………………...…xi

2.6.2 Akuntansi dan keuangan………………………………...…xii

2.6.3 Produksi……………………………………………………xii

2.6.4 Pemasaran………………………………………………….xii

2.7 Fungsi Organisasi Bagi Kelangsungan Bisnis………………...xiii

BAB III KESIMPULAN…………………………………………………..xvi

3.1 Kesimpulsn……………………………………………………....xvi

DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………….xvii


BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

     Perkembangan dunia bisnis semakin mengglobal tentunya wajib diimbangi menggunakan aturan-aturan yg saling menguntungkan usaha tersebut, sehingga tak terdapat pihak-pihak yg dirugikan serta pada gilirannya mendatangkan manfaat bersama. 

      Etika bisnis ialah suatu bagin yng tidak bisa dipisahkan sang manajemen perusahaan, ketaatan pada etika dan aturan ialah dasar yang okoh, sebab hal ini akan menentukan tindakan apa dan bagaimana yang akan dilakukan dalam bisnisnya. Beretika dan bermoral bukan hanya tanggung jawab pelaku usaha saja, namun hal hal yang terkait harus berupaya mendukung, sebagai akibatnya dibutuhkan dan terwujud situasi serta kondisi usaha yang sehat, bermartabat pada akhirnya bermanfaat bagi warga, bangsa, dan Negara.

     Etika adalah suatu rambu rambu yang bisa membimbing serta mengingatkan pada suatu tindakan yang terpuji (goodconduct) yang wajib dipatuhi dan dilaksanakan oleh pelaku bisnis, masyarakat dan pemerintah yang mempunyai kaitan secara nasional atau bahkan internasional. Artinya jika ada pihak terkait tidak mengetahui atau menyetujui moral adanya etika moral, maka apaa yang disepakati oleh kalangan bisnis tidak akan pernah terwujud. 


1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang diatas diperoleh beberapa rumusan masalahnya, yaitu;

Apa pengertian bisnis dan etika ?

Apa pengertian etika bisnis secara umum dan menurut para ahli ?

Apa saja prinsip etika bisnis ? 

Apa saja peran etika bisnis ?

Apa tujuan dari etika bisnis?

apa definisi etika kerja ?

apa saja fungsi fungsi organisasi perusahaan ?


1.3 Tujuan

untuk mengetahui pengertian dari etika dan bisnis.

untuk mengetahui pengertian etika bisnis secara umum maupun menurut para ahli.

untuk mengetahui prinsip prinsip etika bisnis.

untuk mengetahui peran dari etika bisnis.

Untuk mengetahui tujuan etika bisnis.

Untuk mengetahui definisi etika kerja.

Untuk mengetahui fungsi fungsi organisasi perusahaan.

BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Etika Bisnis

     Istilah etika berasal dari bahasa Yunani, bentuk tunggal kata etika yaitu ‘ethos’ sedangkan bentuk jamaknya yaitu ‘ta etha’. Ethos memiliki arti sikap, perasaan, akhlak, watak. Sedangkan arti ta etha yaitu kebiasaan. Pengertian etika secara umum adalah aturan, norma, kaidah, ataupun tata cara yang biasa digunakan sebagai pedoman atau asas suatu individu dalam melakukan perbuatan dan tingkah laku. Penerapan norma ini sangat erat kaitannya dengan sifat baik dan buruknya individu di dalam bermasyarakat. Dengan begitu, Etika adalah ilmu yang mempelajari baik dan buruknya serta kewajiban, hak, dan tanggung jawab, baik itu secara sosial maupun moral, pada setiap individu di dalam kehidupan bermasyarakatnya. Atau bisa dikatakan juga bahwa etika mencakup nilai yang berhubungan dengan akhlak individu terkait benar dan salahnya.

     Bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti “sibuk” dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan. Dari sudut bahasa,bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata bisnis sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya, penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis hukum, teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan.

     Etika bisnis merupakan pengetahuan pedagang tentang tata cara pengaturan dan pengelolaan bisnis yang memperhatikan norma dan moralitas melalui penciptaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi.

Pengertian etika bisnis Menurut Para Ahli :

1) Velasques(2002) menurutnya etika bisnis merupakan studi mengenai moral yang benar dan salah, sebagaimana diterapkan dalam kebijakan, institusi dan perilaku bisnis.

2) Menurut Suhardana (2006) dalam Sukirno Agus dan I Cekik Ardana (2009: 127-128) istilah lain dari etika adalah susila, su artinya baik, sila artinya kebiasaan. Jadi susila berarti kebiasaan atau tingkah laku perbuatan manusia yang baik. 

3) Menurut Lawrence, Weber, dan Post (2005) dalam Sukirno Agus dan I Cekik Ardana (2009: 127-128) etika adalah suatu konsepsi tentang perilaku benar dan salah.

4) Menurut David P. Baron (2005) dalam Sukirno Agus dan I Cekik Ardana (2009: 127-128) etika adalah suatu pendekatan sistematis atas penilaian moral yang didasarkan atas penalaran, analisis, sintetis, dan reflektif. 

5) Menurut Muslich (2004: 9) etika bisnis diartikan sebagai pengetahuan tentang tata cara ideal pengaturan dan pengelolaan bisnis yang memperhatikan norma dan moralitas yang berlaku secara universal dan secara ekonomi/sosial, dan pengetrapan norma dan moralitas ini menunjang maksud dan tujuan kegiatan bisnis.

6) Menurut Bertens (2000), etika bisnis lebih luas dari pada ketentuan yang diatur oleh undang-undang. Bahkan etika bisnis merupakan standar yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan standar minimum ketentuan hukum. Karena dalam kegiatan atau kegiatan bisnis kita sering kali menemukan grey area yang tidak diatur oleh ketentuan hukum.

7) Menurut Hill dan Jones, Pengertian Etika Bisnis merupakan ajaran dalam membedakan antara benar dan salah dalam memberikan bekal kepada setiap pimpinan perusahaan ketika mempertimbangkan pengambilan keputusan strategis terkait dengan masalah moral yang kompleks.

8) Menurut Sumarni (1998: 21), Pengertian etika bisnis terkait dengan masalah menilai aktivitas dan perilaku bisnis yang mengacu pada kebenaran atau kejujuran dalam berbisnis.

9) Menurut Business & Society-Ethics dan Stakeholder Management, Etika Bisnis adalah disiplin yang berkaitan dengan baik buruknya suatu tugas dan kewajiban moral dalam konteks bisnis.

10) Menurut Steade et al: Menurut Steade dkk, Etika Bisnis adalah standar etika yang terkait dengan tujuan dan cara pengambilan keputusan bisnis.

2.2 Prinsip Etika Bisnis 

Prinsip-prinsip Etika Bisnis bertujuan memberikan acuan cara yang harus ditempuh oleh perusahaan untuk mencapai tujuannya. 

Menurut Muslich (2004: 18-20) menyatakan bahwa prinsip-prinsip etika bisnis meliputi: 

1) Prinsip ekonomi Perusahaan secara bebas memiliki wewenang sesuai dengan bidang dan pelaksanaannya dengan visi dan misi dalam menetapkan kebijakan perusahaan.

2) Prinsip Kejujuran menjadi nilai yang paling mendasar dalam mendukung keberhasilan kinerja perusahaan.

3) Prinsip niat baik dan tidak berniat jahat, terkait erat dengan kejujuran. Tindakan jahat tentu tidak membantu perusahaan dalam membangun kepercayaan masyarakat, justru kejahatan dalam berbisnis akan menghancurkan perusahaan itu sendiri.

4) Prinsip adil, menganjurkan perusahaan untuk bersikap dan berperilaku adil kepada pihak-pihak bisnis yang terkait dengan sistem bisnis tersebut. 

5) Prinsip hormat pada diri sendiri adalah cermin penghargaan yang positif pada diri sendiri. Hal ini dimulai dengan penghargaan terhadap orang lain. Menjaga nama baik merupakan pengakuan atas keberadaan perusahaan tersebut. 

Prinsip etika bisnis menurut Sonny Keraf (1998) dalam Sukirno Agus dan I Cekik Ardana (2009: 127-128) mengatakan bahwa setidaknya ada lima prinsip yang dijadikan titik tolak pedoman perilaku dalam menjalankan praktik bisnis, yaitu: 

1) Prinsip Otonomi, menunjukkan sikap kemandirian, kebebasan, dan tanggungjawab. Orang yang mandiri berarti orang yang dapat mengambil suatu keputusan dan melaksanakan tindakan berdasarkan kemampuan sendiri sesuai dengan apa yang diyakininya, bebas dari tekanan, hasutan, dan ketergantungan kepada pihak lain. 

2) Prinsip Kejujuran Prinsip kejujuran menanamkan sikap bahwa apa yang dipikirkan adalah apa yang dikatakan, dan apa yang dikatakan adalah yang dikerjakan. Prinsip ini juga menyiratkan kepatuhan dalam melaksanakan berbagai komitmen, kontrak, dan perjanjian yang telah disepakati. 

3) Prinsip Keadilan Prinsip keadilan menanamkan sikap untuk memperlakukan semua pihak secara adil, yaitu suatu sikap yang tidak membeda-bedakan dari berbagai aspek baik dari aspek ekonomi, hukum, maupun aspek lainnya. 

4) Prinsip saling Menguntungkan, menanamkan kesadaran bahwa dalam berbisnis perlu ditanamkan prinsip win-win solution, artinya dalam setiap keputusan dan tindakan bisnis harus diusahakan agar semua pihak merasa diuntungkan. 

5) Prinsip Integritas Moral adalah prinsip untuk tidak merugikan orang lain dalam segala keputusan dan tindakan bisnis yang diambil.


2.3 Tujuan Etika Bisnis

Etika bisnis bertujuan untuk memberikan dorongan bagi kesadaran moral dan memberikan batasan bagi para pengusaha atau pebisnis untuk dapat menjalankan bisnis secara jujur ​​dan adil serta menjauhi bisnis penipuan yang merugikan banyak orang atau pihak yang memiliki keterikatan. Selain itu, etika bisnis mempunyai tujuan agar bisnis dapat dijalankan dan dicetuskan seadil-adilnya dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang telah disepakati.


2.4 Peran Etika Bisnis

     Peran Etika bisnis yang sangat penting, yaitu untuk membentuk suatu perusahaan yang kokoh dan memiliki daya saing yang tinggi serta mempunyai kemampuan menciptakan nilai (value-creation) yang tinggi, dimana diperlukan suatu landasan yang kokoh untuk mencapai itu semua. Dan biasanya dimulai dari perencanaan strategis, organisasi yang baik, sistem prosedur yang transparan didukung oleh budaya perusahaan yang handal serta etika perusahaan yang dilaksanakan secara konsisten dan konsekuen.

Menurut Richard De George, bila perusahaan ingin sukses/berhasil memerlukan 3 hal pokok yaitu : a) Memiliki produk yang baik b) Memiliki managemen yang baik c) Memiliki Etika Tiga aspek pokok dari bisnis yaitu; dari sudut pandang ekonomi, hukum dan etika.


2.5 Etika Kerja 

     Etika kerja adalah sebuah nilai-nilai yang di pegang, baik individu sebagai pekerja maupun managemen sebagai pengatur/regulasi dalam bekerja, merupakan sikap, pandangan, kebiasaan, ciri-ciri atau sifat mengenai cara bekerja yang dimiliki seseorang, suatu golongan atau suatu bangsa (Tasmara, 2000:14). Etika kerja yang tinggi tentunya rutinitas tidak akan membuat bosan, bahkan mampu meningkatkan prestasi kerjanya atau kinerja. Hal yang mendasari etika kerja tinggi di antaranya keinginan untuk menjunjung tinggi mutu pekerjaan, maka individu yang mempunyai etos kerja tinggi akan turut serta memberikan masukan- masukan ide di tempat bekerja.

     Menurut Harsono dan Santoso (2006:35) menyatakan etika kerja sebagai semangat kerja yang didasari oleh nilai-nilai atau norma-norma tertentu. Hal ini sesuai dengan pendapat Sukriyanto (2000:29) yang menyatakan bahwa etika kerja adalah suatu semangat kerja yang dimiliki oleh masyarakat untuk mampu bekerja lebih baik guna memperoleh nilai hidup mereka. etika kerja menentukan penilaian manusia yang diwujudkan dalam suatu pekerjaan.


2.6 Fungsi fungsi Organisasi Perusahaan

1) Manajemen SDM 

     Fungsi manajemen sumber daya manusia pada organisasi perusahaan yaitu; Perencanaan merupakan kegiatan memperkirakan tentang keadaan tenaga kerja agar sesuai dengan kebutuhan organisasi, Bentuk pengorganisasian yaitu menetapkan pembagian kerja, hubungan kerja, delegasi wewenang, integrasi, dan koordinasi, Pengarahan dan pengadaan Pengarahan merupakan kegiatan memberi petunjuk kepada pegawai agar mau kerja sama dan bekerja secara efektif dan efisien demi tercapainya tujuan organisasi, Pengendalian adalah proses mengendalikan pegawai agar menaati peraturan organisasi dan bekerja sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, Pengembangan adalah proses peningkatan kemampuan pegawai melalui pendidikan dan pelatihan, Kompensasi adalah pemberian balas jasa berupa uang atau barang kepada pegawai sebagai imbalan atas jasa yang telah diberikan kepada organisasi, Pengintegrasian adalah kegiatan untuk mempersatukan kepentingan organisasi dan kebutuhan pegawai agar tercipta kerja sama yang kuat dan saling menguntungkan, Pengintegrasian merupakan hal yang penting sekaligus sulit dalam manajemen sumber daya manusia karena harus mempersatukan dua kepentingan yang berbeda, Pemeliharaan adalah kegiatan meningkatkan kondisi fisik, mental, dan loyalitas pegawai agar tetap mau bekerja sama sampai pensiun, Kedisiplinan merupakan fungsi manajemen sumber daya manusia yang paling penting, Pemberhentian adalah pemutusan hubungan kerja antara seorang pegawai dengan suatu organisasi.

2) Akuntansi dan Keuangan

     Tujuan dan manfaat akuntansi bagi perusahaan adalah melakukan pencatatan, mengumpulkan, dan melaporkan informasi terkait keuangan, kinerja, posisi keuangan, dan arus kas dalam sebuah bisnis. Informasi ini nantinya akan digunakan sebagai dasar dalam membuat keputusan ekonomi. Bukan hanya sekedar teknik pembukuan yang hanya mencakup pencatatan transaksi saja. Manfaat akuntasi cukup penting bagi bisnis yang akan memberikan dampak besar bagi perkembangan bisnis

3) Produksi 

     Fungsi produksi merupakan fungsi yang menghubungkan antara kuantitas output dengan input yang digunakan untuk proses produksi. Berikut ini beberapa fungsi produksi untuk perusahaan; 1) Perencanaan Fungsi produksi perusahaan, 2) pengolahan, 3) pengendalian dan perawatan, 4) jasa penunjang Pemasaran

4) Fungsi Pemasaran

1. Pengenalan Produk, dengan adanya pemasaran, produk akan lebih mudah dikenal oleh pelanggan. Pemasar harus menonjolkan keunggulan dari produk yang di pasarkan. Sehingga bisa lebih menarik perhatian dibanding produk pesaing.

2. Riset

Riset memungkinkan pemasaruntuk mendapatkan informasi yang tepat mengenai pasar target sebuah produk. Beberapa hal yang biasanya harus diriset adalah kepopuleran, usia, jenis kelamin kebutuhan hingga keinginan dan lain sebagainya.

3. Distribusi

Dengan distribusi yang baik, akan memastikan bahwa produk dapat mudah dipindahkan dari lokasi produksi ke pasar luas menggunakan jalur darat, air dan laut. Selain itu juga memastikan bahwa produk dapat dengan mudah didapatkan oleh pelanggan. 

4. Layanan Purnajual

Dalam sebuah penjualan, layanan setelah penjualan memang sangat dibutuhkan. Pemasar harus membantu pelanggan setelah mereka membeli produk. 


2.7 Fungsi Organisasi Bagi Kelangsungan Bisnis

Berikut beberapa penjelasan mengenai fungsi organisasi bagi kelangsungan bisnis :

• Memudahkan Dalam Pembuatan Perencanaan

Fungsi organisasi dalam manajemen adalah dapat memudahkan Anda dalam membuat suatu perencanaan.  Dan membuat sebuah perencanaan tersebut membutuhkan aset dan tenaga kerja karyawan dalam mencapai sebuah target baru.

• Mendapatkan Berbagai Informasi

Fungsi organisasi bukan hanya sebagai wadah untuk mencpai tujuan bersama., namun dapat digunakan sebagai tempat untuk mendapatkan sebuah informasi. Sebab di dalam sebuah organisasi tersebut Anda akan bertemu dengan anggota lainnya, bisa mendapatkan berbagai macam informasi serta mendapatkan informasi dengan melakukan sebuah meeting online dengan rekan kerja yang lainnya. 

Bertukar pendapat dan bertukar informasi merupakan hal yang dapat Anda lakukan.  

• Membantu Dalam Mencapai Target yang Ditentukan

fungsi organisasi bagi sebuah bisnis adalah dapat memudahkan Anda dalam mem-break down pekerjaan dalam rencana kegiatan, dan organisasi tersebut akan di kelompokan menjadi satu grup sesuai dengan masing-masing jabatannya, maka akan dibuat menjadi sebuah struktur dengan tugas masing-masing, tujuan organisasi ini agar dapat mencapai sebuah target yang ingin di capai.

• Dapat mengembangkan Keahlian Public Speaking

Menjadi seorang pemimpin, public speaking merupakan suatu hal yang paling penting dalam berkomunikasi dengan banyak orang bahkan pebisnis lainnya. Fungsi organisasi ini dapat mengembangkan dan melatih diri dalam melakukan publick speaking, seperti menyampaikan pendapat, berpidato, dan lain sebagainya. Berawal dari mampu berbicara di depan sesama anggota organisasi, harapannya kemampuan ini akan terus berkembang ke lingkungan yang lebih luas.

• Melatih Jiwa Kepemimpinan

Dalam sebuah bisnis, melatih jiwa kepemimpinan sangatlah di perlukan, untuk dapat membawa organisasi dan bisnis Anda menjadi maju dan berkembang. Dan di dalam sebuah organisasi juga pemimpin akan diajarkan bagaimana cara mengambil sebuah keputusan yang bijak dengan tidak merugikan pihak manapun.

• Memudahkan dalam Menentukan Tugas Karyawan

Fungsi organisasi selanjutnya adalah dapat memudahkan pihak perusahaan dalam membagikan tugas para karyawanya. Sehingga tugas yang di berikan karyawan tidak tumpang tindih, maka hal tersebut membuat karyawan menjadi maksimal dalam bekerja. Dan hal ini akan mempercepat perusahaan atau bisnis dalam mencapai setiap target yang telah ditentukan.

• Timbulnya Semangat Kerja

Yang terdapat dari sebuah fungsi organisasi dalam perusahaan atau bisnis adalah organisasi akan membuat karyawan bekerja sama dengan karyawan lainnya, maka akan timbul hubungan yang solid antara karyawan dalam perusahaan tersebut.

• Membantu Dalam Mempermudah Perhitungan Gaji

     Fungsi organisasi dalam sebuah perusahaan juga dapat membantu pemilik bisnis dalam mengatasi kesulitan keuangan dalam hal perhitungan remunerasi karyawan. Yang dimana dalam perhitungan tersebut di lihat sesuai dengan beban kerja, tanggung jawab yang diberikan, dan sesuai dengan posisi jabatan karyawan tersebut. Dengan adanya sebuah organisasi inilah yang membuat perhitungan beban gaji karyawan menjadi lebih efesien. 

     Organisasi dalam sebuah bisnis adalah element yang sangat penting dalam rencana pengembangan yang lebih baik. Jika organisasi yang dijalankan  baik, maka manfaat organisasi akan membuat bisnis Anda menjadi lebih optimal. Dan dengan adanya sebuah organisasi dalam bisnis akan membawa implikasi yang luas dan akan membangun hubungan baik antar karyawan, namun dalam sebuah organisasi, tentu dibutuhkan pemikiran yang sistematis dan efisien dalam melakukan berbagai hal termasuk dalam mengatur keuangan dan memiliki catatan keuangan yang transparan dan rapi agar bisa diketahui oleh seluruh anggota organisasi.

     Organisasi juga membutuhkan sistem keuangan yang baik untuk terus menjaga organisasi tetap berjalan dengan baik. Apalagi sistem itu dengan mudah diakses, mudah digunakan dan harga yang terjangkau mengingat kondisi finansial organisasi berbeda dengan kondisi finansial sebuah perusahaan atau korporasi.


BAB III

KESIMPULAN 

3.1 Kesimpulan

     Etika bisnis berlaku sebagai benteng bagi pemangku kepentingan, etika bisnis pula mempunyai fungsi yang mampu menyinergikan antar pemangku kepentingan pada bisnis. Bisnis yang beretika akan membawa akibat baik pada perusahaan. Penerapan etika pada aktivitas bisnis akan membawa akibat yang positif bagi kelangsungan suatu bisnis. Dalam global bisnis etika mempunyai peran penting bagi perjalanan organisasi bisnis. Bisnis ialah aktivitas yang memerlukan tanggung jawab moral pada pelaksanaannya, sebagai akibatnya etika pada praktik bisnis mempunyai kolerasi yang erat. Bisnis tanpa etika akan membuat praktik bisnis menjadi tidak terkendali dan justru merugikan tujuan utama dari bisnis itu sendiri. Bagi perusahaan jasa menyampaikan layanan pada pelanggan merupakan tujuan utama untuk menarik pelanggan dan menunjukan produknya. Memilih cirri pelanggan dan menyampaikan pelayanan merupakan tugas utama dari setiap pihak internal pada perusahaan. Kualitas layanan yang diberikan untuk pelanggan(pihak eksternal) sangat tergantung kepada kualitas rekanan serta kerjasama pelanggan internal.


DAFTAR PUSTAKA 

(Aswand, 2018)Aswand, H. (2018). Jurnal Warta Edisi : 57 Juli 2018 | ISSN : 1829-7463. Peranan Etika Bisnis Dalam Perusahaan Bisnis.

Mujtaba, A. (2007). Bab II Landasan Teori Bisnis. Jurnal Bisnis, 67(6), 14–21. http://eprints.uny.ac.id/7990/3/BAB 2-05404241009.pdf

رازی, م. ا. ز. (1384). No Titleالحاوی جلد بیستم. 77–78.

(Mujtaba, 2007)Aswand, H. (2018). Jurnal Warta Edisi : 57 Juli 2018 | ISSN : 1829-7463. Peranan Etika Bisnis Dalam Perusahaan Bisnis.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas Ekonomi Manajerial